18 Mahasiswa ITI Melangkah Bersama Beasiswa Tangerang Gemilang 2026
Tangerang (Senin, 31/08/2026) — Setiap cita-cita membutuhkan kesempatan untuk tumbuh. Bagi sebagian mahasiswa, perjalanan menuju pendidikan tinggi tidak selalu mudah. Keterbatasan ekonomi keluarga dapat menjadi tantangan bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi. Namun, keterbatasan semestinya tidak menjadi alasan untuk menghentikan langkah menuju masa depan.

Harapan tersebut kembali hadir melalui Program Beasiswa Pendidikan Tinggi bagi Mahasiswa Kurang Mampu, Beasiswa Tangerang Gemilang Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membuka akses pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Tangerang.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Beasiswa Pendidikan Tinggi bagi Mahasiswa Kurang Mampu antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dan perguruan tinggi mitra. Kegiatan berlangsung di Yasmin Hotel Karawaci, Kabupaten Tangerang, Senin (31/8/2026).
Pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Tangerang menjalin kerja sama dengan 31 perguruan tinggi mitra, baik di dalam maupun luar negeri. Sebanyak 1.075 mahasiswa tercatat sebagai penerima Beasiswa Tangerang Gemilang, yang terdiri atas 417 mahasiswa baru, 604 mahasiswa ongoing, dan 54 mahasiswa semester akhir.
Di antara ribuan penerima tersebut, terdapat 18 mahasiswa Institut Teknologi Indonesia (ITI) yang memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pendidikan melalui program Beasiswa Tangerang Gemilang.
Bagi ITI, keterlibatan dalam program ini bukan sekadar bagian dari sebuah seremoni penandatanganan kerja sama. Di balik setiap nama penerima beasiswa, terdapat cita-cita yang sedang diperjuangkan, harapan orang tua, serta masa depan yang sedang dipersiapkan.

Ada mahasiswa yang ingin membangun kehidupan yang lebih baik bagi keluarganya. Ada pula yang bercita-cita menjadi tenaga profesional, insinyur, pengusaha, pendidik, maupun berkontribusi di berbagai bidang kehidupan. Kesempatan memperoleh pendidikan tinggi menjadi salah satu langkah penting untuk mewujudkan cita-cita tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Tangerang menegaskan bahwa pendidikan tinggi memiliki peran penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Kemajuan Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, maupun Indonesia, menurutnya, sangat berkaitan dengan kemampuan generasi muda untuk memperoleh pendidikan yang baik.
“Kualitas SDM akan mumpuni apabila dia harus kuliah,” tegas Bupati Tangerang.
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa pendidikan tidak berhenti pada pencapaian gelar akademik. Pendidikan merupakan proses membangun pengetahuan, keterampilan, karakter, serta kesiapan generasi muda untuk mengambil peran di tengah masyarakat.
Karena itu, keberhasilan program beasiswa membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Pemerintah daerah memberikan dukungan pembiayaan agar keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang. Perguruan tinggi menyediakan ruang bagi mahasiswa untuk belajar dan berkembang. Para dosen berperan dalam membangun kompetensi dan karakter. Sementara itu, orang tua diharapkan terus memberikan pendampingan, dan mahasiswa memiliki tanggung jawab untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya.
Bupati Tangerang juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang terus membuka peluang kerja sama pendidikan dengan perguruan tinggi di luar negeri. Sejumlah perguruan tinggi dari luar negeri disebut telah menunjukkan ketertarikan untuk bekerja sama, termasuk dari China dan Jepang. Langkah tersebut menunjukkan arah pengembangan program yang tidak hanya berfokus pada akses pendidikan, tetapi juga pada perluasan pengalaman dan kesempatan bagi generasi muda.
Program Beasiswa Tangerang Gemilang pada akhirnya bukan hanya tentang bantuan biaya pendidikan. Program ini merupakan investasi terhadap manusia dan masa depan daerah. Setiap mahasiswa yang memperoleh beasiswa membawa tanggung jawab untuk belajar dengan sungguh-sungguh, menyelesaikan pendidikan, dan kelak mengembalikan manfaat dari ilmu yang diperoleh kepada masyarakat.
Bagi ITI, menjadi bagian dari program ini merupakan wujud komitmen institusi untuk turut memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi. Sebagai perguruan tinggi teknologi, ITI terus berupaya menghadirkan pendidikan yang dapat membekali mahasiswa dengan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan untuk menjawab kebutuhan dunia yang terus berkembang.
Hari ini, 18 mahasiswa ITI melangkah dengan kesempatan baru. Perjalanan mereka belum selesai. Justru, beasiswa ini menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk belajar, berkembang, dan membuktikan bahwa kesempatan yang diberikan dapat diubah menjadi prestasi.
Kelak, mereka diharapkan tidak hanya menjadi sarjana, tetapi juga menjadi profesional yang mampu berkarya, menciptakan peluang, membuka lapangan pekerjaan, mengembangkan teknologi, mengabdi kepada masyarakat, serta mengambil bagian dalam pembangunan Kabupaten Tangerang dan Indonesia.
Sebab, ketika kesempatan pendidikan dibuka, masa depan memiliki lebih banyak jalan untuk tumbuh.
Dari ruang-ruang kelas, laboratorium, dan lingkungan akademik, perjalanan itu dimulai. Dari 18 mahasiswa ITI hari ini, semoga lahir 18 cerita keberhasilan di masa depan, dengan ilmu yang tidak hanya mengubah kehidupan mereka dan keluarganya, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Karena pendidikan bukan sekadar jalan menuju masa depan. Pendidikan adalah cara untuk menciptakan masa depan itu sendiri.
Informasi Kuliah di Kampus ITI : http://pmb.iti.ac.id


















