Site icon Institut Teknologi Indonesia

Program Sarjana Penggerak Provinsi Banten

Sarjana Penggerak 1 Desa Banten

Sarjana 1 Desa di Provinsi Banten adalah bagian dari Program Sarjana Penggerak Desa yang diluncurkan oleh Pemerintah Provinsi Banten. Program ini bertujuan untuk memberdayakan desa melalui peningkatan sumber daya manusia dengan mewajibkan setiap desa di Banten mencetak minimal satu sarjana atau lulusan perguruan tinggi yang akan menjadi motor penggerak kemajuan di desa tersebut.

Berikut poin-poin utama terkait program ini [Reference]:

Secara singkat, Program Sarjana 1 Desa di Provinsi Banten adalah inisiatif pemerintah daerah yang menyediakan beasiswa dan dukungan untuk menghasilkan satu sarjana yang berasal dari dan untuk menggerakkan kemajuan desa secara berkelanjutan.

Peran ITI dalam Sarjana Penggerak Desa

Institut Teknologi Indonesia (ITI) yang berlokasi di Banten secara aktif terlibat dalam Program Sarjana Penggerak Desa yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Banten. Kolaborasi strategis antara ITI dan Pemprov Banten dilakukan untuk mendukung program ini, khususnya melalui penguatan bidang pendidikan dan teknologi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan desa.

Gubernur Banten, Andra Soni, menyampaikan bahwa ITI memiliki program studi unggulan yang sangat sesuai dengan kebutuhan pengembangan desa, seperti teknologi industri pertanian, pengolahan pangan, smart farming, smart greenhouse, dan agribisnis farming system. ITI juga berperan sebagai sumber inovasi dan mentorship, mendukung lulusan sarjana yang ditempatkan di desa sebagai agen perubahan yang membawa teknologi dan pengetahuan untuk mendorong kemajuan desa.

Rektor ITI, Prof. Syopiansyah Putra Jaya, menegaskan bahwa kerjasama ini memperkuat hubungan yang sudah lama terjalin antara ITI dan Pemprov Banten. Melalui program ini, ITI tidak hanya menyediakan SDM unggul tetapi juga teknologi terapan yang bisa diimplementasikan di desa-desa seperti pertanian terpadu, sehingga mempercepat pembangunan inklusif dan berkelanjutan di wilayah pedesaan Banten.

Singkatnya, ITI berperan penting dalam mengembangkan Program Sarjana Penggerak Desa dengan menyediakan pendidikan yang relevan, teknologi modern, dan dukungan inovasi untuk menggerakkan kemajuan desa secara nyata di Provinsi Banten.

Apa Tujuan Utama Program Sarjana Penggerak Desa di Banten

Tujuan utama Program Sarjana Penggerak Desa di Provinsi Banten adalah untuk membangun desa berbasis sumber daya manusia dengan menghasilkan minimal satu sarjana dari setiap desa yang akan menjadi motor penggerak kemajuan di desa tersebut. Program ini bertujuan secara khusus untuk:

Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan bahwa program ini adalah bagian dari strategi pembangunan daerah yang bertumpu pada pembangunan dari desa untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

Peran Program Sarjana Penggerak Desa dalam Mengurangi Ketimpangan Pembangunan Antar Desa di Banten

Program Sarjana Penggerak Desa bertujuan utama mengurangi ketimpangan pembangunan antar desa di Banten melalui sejumlah mekanisme dan strategi berbasis sumber daya manusia. Berikut penjelasannya:

  1. Pemerataan Akses Pendidikan Tinggi
  1. Peningkatan Kapasitas dan Kemandirian Desa
  1. Intervensi Terarah pada Desa Tertinggal
  1. Efisiensi Penggunaan Dana Desa
  1. Mendorong Ekosistem Inovasi

Dengan strategi pemerataan beasiswa, peningkatan kapasitas SDM desa, efisiensi pengelolaan dana, dan dukungan inovasi berbasis potensi lokal, Program Sarjana Penggerak Desa di Banten secara konkret membantu memperkecil jurang ketimpangan pembangunan antar desa. Setiap desa diberikan peluang yang sama untuk maju dan berkembang melalui kehadiran sarjana yang menjadi motor penggerak kemajuan masyarakat lokal.

Bagi calon mahasiswa  berasal dari provinsi Banten yang sudah terdaftar di pmb.iti.ac.id dan mengambil jalur KIP untuk dapat berkoordinasi dengan pihak desa/kelurahan setempat untuk pengecekan kuota ketersediaan beasiswa.

Exit mobile version