Tangerang Selatan (Kamis, 5 Februari 2026) — Bagaimana sebuah ruang kelas dapat bertransformasi menjadi ruang lahirnya gagasan masa depan? Pertanyaan ini menjadi semakin relevan ketika teknologi tidak lagi dipandang sebagai pelengkap, melainkan sebagai bagian integral dari cara berpikir dan belajar. Di Institut Teknologi Indonesia (ITI), transformasi tersebut diwujudkan melalui langkah nyata yang terencana dan berkelanjutan.
Institut Teknologi Indonesia (ITI) di Kampus Tangsel telah meluncurkan program PP-PTS yang bertujuan untuk memberikan hibah kepada mahasiswa berprestasi di bidang Sipil. Program ini diharapkan dapat mendorong pengembangan potensi dan kreativitas mahasiswa, serta meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. Dengan dukungan hibah ini, ITI berkomitmen untuk menciptakan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan di industri konstruksi.
Menjawab tantangan perubahan pendidikan tinggi yang kian cepat dan kompleks, Program Studi Teknik Sipil ITI menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi dan berinovasi melalui kegiatan serah terima aset inventaris hibah Program Penguatan Perguruan Tinggi Swasta (PP-PTS) Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini tidak sekadar menandai penyerahan fasilitas pembelajaran, tetapi juga merepresentasikan arah baru pengembangan pembelajaran berbasis teknologi menuju konsep smart classroom yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Kegiatan yang berlangsung di Studio B Program Studi Teknik Sipil ITI tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan Institut Teknologi Indonesia, yakni Rektor ITI Prof. Dr. Ir. Syopiansyah Jaya Putra, M.Sis., IPU., ASEAN Eng., didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik, Penelitian, dan Kemahasiswaan Prof. Dr. Ir. Dwita Suastiyanti, M.Si., IPM., ASEAN Eng., serta Wakil Rektor Bidang Sumber Daya, Bisnis, dan Kerja Sama Ir. Gimin, S.T., M.Kom. Kehadiran pimpinan menegaskan keseriusan institusi dalam memastikan setiap dukungan fasilitas memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu akademik.
Kegiatan dipimpin oleh Ketua Program Studi Teknik Sipil, Ir. Nur Hakim, S.T., MCE., IPM., dan diikuti oleh dosen serta tenaga kependidikan. Dalam laporannya disampaikan bahwa hibah PP-PTS 2025 mencakup 13 unit PC Lenovo, 1 unit laptop Acer untuk dosen, serta 3 unit smartboard Axioo yang ditempatkan di Ruang Program Studi, Studio Sipil B, dan Ruang F7. Seluruh fasilitas tersebut dilengkapi dengan dual channel wireless system TOA guna menunjang proses pembelajaran yang lebih interaktif, kolaboratif, dan kontekstual, termasuk dalam mendukung pelaksanaan sidang mahasiswa.
Transformasi pembelajaran ini tidak berhenti pada pengadaan perangkat keras. Pemanfaatan Lecture License dan Academic License Miro sebagai papan tulis digital interaktif turut memperkuat pendekatan pembelajaran yang lebih visual, partisipatif, dan adaptif. Pendekatan ini menjadi kebutuhan mendasar dalam pendidikan teknik yang menuntut ketelitian analisis dan pemahaman aplikatif, sehingga perubahan yang dilakukan tidak hanya menyentuh aspek fisik ruang kelas, tetapi juga pola interaksi akademik antara dosen dan mahasiswa.
Dalam sambutannya, Rektor ITI menyampaikan apresiasi atas konsistensi dan kerja keras Program Studi Teknik Sipil dalam mengawal proses pengajuan hibah sepanjang tahun 2025. Ia menegaskan bahwa seluruh fasilitas yang diperoleh harus dimanfaatkan secara optimal sebagai fondasi pengembangan smart classroom, serta didorong untuk dimanfaatkan secara lintas program studi agar memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, daya saing lulusan, serta penguatan akreditasi program studi maupun institusi.
Kegiatan ditutup dengan peninjauan langsung fasilitas oleh Rektor dan jajaran Wakil Rektor. Pada kesempatan tersebut, Ketua Program Studi Teknik Sipil menekankan pentingnya rasa memiliki, tanggung jawab, serta komitmen bersama dalam pemeliharaan aset, agar manfaat hibah dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi mahasiswa di masa mendatang.
Langkah transformasi yang dilakukan Program Studi Teknik Sipil ini merupakan pengejawantahan dari legasi Institut Teknologi Indonesia sebagai perguruan tinggi yang didirikan atas prakarsa Prof. Dr. Ing. B.J. Habibie, Presiden Republik Indonesia ke-3 sekaligus Bapak Teknologi Indonesia. Sejak awal pendiriannya, ITI dirancang sebagai institusi yang menjadikan teknologi bukan sekadar alat, melainkan budaya berpikir dalam membangun bangsa.
Melalui komitmen tersebut, ITI tidak hanya membangun ruang kelas yang cerdas, tetapi juga menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan profesional, siap menghadapi tantangan masa depan. Informasi mengenai Penerimaan Mahasiswa Baru Institut Teknologi Indonesia dapat diakses melalui laman resmi https://pmb.iti.ac.id/.
