Site icon Institut Teknologi Indonesia

ITI Terima Audiensi PII Kota Tangerang Selatan, Bahas Penguatan Sinergi Keinsinyuran dan Kolaborasi Pendidikan Tinggi

ITI Terima Audiensi PII Kota Tangerang Selatan

Tangerang Selatan, 19 November 2025Institut Teknologi Indonesia (ITI) menerima kunjungan audiensi dari Pengurus Cabang Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kota Tangerang Selatan masa bakti 2024–2027. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari permohonan resmi PII Tangsel yang bertujuan memperkuat komunikasi kelembagaan serta membuka ruang kolaborasi strategis antara organisasi profesi dan perguruan tinggi teknik. Audiensi berlangsung di Kampus ITI dalam suasana dialog yang konstruktif dan penuh semangat sinergi, mencerminkan komitmen kedua lembaga untuk meningkatkan kontribusi keinsinyuran dalam mendukung pendidikan, industri, dan pembangunan nasional.

Rombongan PII Kota Tangerang Selatan dipimpin oleh Sekretaris Ir. H. Mohamad Agus, ST., MM., IPM, didampingi Wakil Ketua Zaid Ramadhan Hanan, ST., MBA., M.Sc.; Wakil Bendahara Dr. Harisuddin, S.ST., M.; serta Admin PII Tangsel, Rheva Awalya Syahputri. Kehadiran unsur pimpinan cabang secara lengkap mempertegas keseriusan PII Tangsel dalam membangun hubungan berkelanjutan dengan perguruan tinggi teknik di wilayah tersebut. Dari pihak ITI, audiensi diterima langsung oleh Rektor Prof. Dr. Ir. Syopiansyah Jaya Putra, M.Sis., IPU., ASEAN Eng., bersama Kepala Biro Kerjasama dan Humas Dr. Ir. Iyus Hendrawan, M.Si., IPU., ASEAN Eng., serta perwakilan unit terkait yang turut mendukung proses dialog dan penyusunan tindak lanjut kerja sama.

Dalam sesi pembukaan, PII Tangsel menyampaikan apresiasi terhadap posisi strategis ITI sebagai salah satu perguruan tinggi teknik yang memiliki kontribusi signifikan dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang teknik dan teknologi. ITI memiliki kedekatan historis dengan PII karena pendiriannya pada 1984 berawal dari gagasan Persatuan Insinyur Indonesia yang melihat urgensi menghadirkan perguruan tinggi teknik nasional yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan dan tantangan industri. Gagasan tersebut kemudian mendapat dukungan kuat dari Presiden Ketiga Republik Indonesia, Prof. Dr.-Ing. B.J. Habibie, yang turut memprakarsai dan mendorong terealisasinya ITI sebagai institusi pendidikan tinggi teknik yang berperan penting dalam pengembangan teknologi bangsa. Dengan latar sejarah tersebut, PII Tangsel menilai ITI sebagai mitra strategis yang tidak hanya relevan secara historis, tetapi juga visioner dalam mendorong profesionalisme para insinyur muda.

Diskusi kemudian berkembang pada berbagai peluang sinergi yang dapat digarap bersama dalam waktu dekat. Beberapa agenda yang diidentifikasi meliputi pengembangan kompetensi insinyur melalui pelatihan, seminar teknis, workshop profesi, hingga program pendampingan bagi insinyur muda. PII Tangsel juga membuka kesempatan kolaborasi dalam penyelenggaraan kegiatan ilmiah serta penguatan jejaring dengan industri, yang dinilai sebagai elemen penting untuk mendukung relevansi kompetensi lulusan ITI dengan kebutuhan dunia kerja. Selain itu, dibahas pula kemungkinan integrasi PII dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis rekayasa teknologi yang dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat sekitar, sejalan dengan komitmen PII dan ITI terhadap pembangunan berkelanjutan.

Rektor ITI menanggapi positif seluruh peluang yang disampaikan dan menegaskan bahwa kerja sama dengan organisasi profesi seperti PII merupakan pilar penting dalam membangun ekosistem pendidikan teknik yang kokoh dan berkelanjutan. Beliau menyoroti pentingnya membuka ruang yang lebih besar bagi mahasiswa dan dosen untuk berinteraksi dengan dunia profesi guna memperkuat pemahaman praktik industri dan standar keinsinyuran. Menurutnya, ITI berkomitmen memperluas kolaborasi akademik, memperkaya inovasi teknologi, serta memperkuat kurikulum melalui keterlibatan praktisi dan pemangku kepentingan yang relevan.

Lebih jauh, Rektor ITI menjelaskan bahwa dinamika industri masa kini menuntut lulusan teknik yang tidak hanya kuat dalam aspek teoretis, tetapi juga memiliki ketangkasan praktis, kemampuan problem-solving, dan kesiapan profesional sesuai standar keinsinyuran global. Oleh karena itu, sinergi ITI dengan PII Tangsel dipandang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas lulusan sekaligus memperkuat posisi ITI sebagai perguruan tinggi teknik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri nasional. Pertemuan ini juga membuka peluang pengembangan bersama berbagai program peningkatan kapasitas akademik serta fasilitasi sertifikasi profesi yang menjadi kebutuhan penting bagi lulusan teknik.

Dalam kesempatan yang sama, PII Tangsel menyatakan kesiapan mereka untuk memberikan dukungan konkret dalam berbagai program yang melibatkan dosen, mahasiswa, maupun alumni ITI. Bentuk dukungan tersebut mencakup penyediaan narasumber ahli, fasilitasi kegiatan profesi, hingga pembukaan akses ke jaringan industri. PII menilai ITI memiliki fondasi yang kuat sebagai perguruan tinggi teknik yang berorientasi masa depan, sehingga kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas dampak institusi dalam menghasilkan insinyur yang profesional dan berintegritas.

Sebagai bagian dari penguatan ekosistem pendidikan teknik, Institut Teknologi Indonesia saat ini juga membuka Penerimaan Mahasiswa Baru melalui laman resmi https://pmb.iti.ac.id. Dengan pendekatan pendidikan berbasis inovasi, praktik laboratorium, dan jejaring profesional yang luas, ITI yang berada di bawah pembinaan LLDikti Wilayah III menawarkan lingkungan belajar yang relevan serta kompetitif bagi calon mahasiswa yang ingin mengembangkan karier di bidang teknik dan teknologi.

Audiensi antara ITI dan PII Kota Tangerang Selatan ini menjadi fondasi penting bagi kerja sama yang lebih intensif di masa mendatang. Pertemuan ini tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan, tetapi juga menegaskan komitmen kedua institusi dalam mendorong peran strategis keinsinyuran bagi pembangunan daerah dan nasional. Dengan semangat kolaborasi yang berkelanjutan, ITI dan PII Tangsel optimis dapat berkontribusi dalam mencetak generasi insinyur yang siap menjawab tantangan dan memanfaatkan peluang di era transformasi teknologi yang semakin dinamis.

Exit mobile version