Site icon Institut Teknologi Indonesia

ITI dan LP3I Perkuat Sinergi Pendidikan, Hadirkan Kolaborasi Strategis untuk Membangun SDM Unggul Indonesia

ITI dan LP3I Perkuat Sinergi Pendidikan, Hadirkan Kolaborasi Strategis untuk Membangun SDM Unggul Indonesia

Jakarta Pusat (Kamis, 30/07/2026) – Perubahan dunia kerja yang semakin cepat menuntut dunia pendidikan untuk tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten, tetapi juga mampu membangun ekosistem pembelajaran yang adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan. Tidak ada satu institusi pun yang dapat menjawab tantangan tersebut sendirian. Justru melalui kemitraan yang saling melengkapi, peluang untuk melahirkan inovasi dan memperluas akses pendidikan menjadi semakin besar.

Berangkat dari semangat tersebut, Institut Teknologi Indonesia (ITI) dan Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Profesi Indonesia (LP3I) secara resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilaksanakan pada Senin di Ruang Rapat LP3I, Gedung Sentra Kramat, Jalan Kramat Raya No. 7–9, Kramat, Jakarta Pusat. Kesepakatan ini menjadi tonggak awal bagi kedua institusi untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan pendidikan tinggi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta implementasi berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan. Bagi kedua institusi, penandatanganan dokumen bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari komitmen bersama untuk menghadirkan kolaborasi yang mampu menjawab kebutuhan dunia pendidikan dan industri yang terus berkembang.

Dari pihak LP3I hadir Ketua Yayasan LP3I Mohammad Isnaeni Iskandar, Direktur Utama LP3I Drs. Jaenudin Akhmad, S.E., M.M., Direktur Politeknik LP3I Jakarta Dudi Hariyadi, S.Kom., M.M., serta Direktur SDM & Legal Yayasan LP3I Karya Bakti Kaban, S.T., M.M. Sementara itu, Institut Teknologi Indonesia diwakili oleh Dr. Ir. Iyus Hendrawan, M.Si., IPU., ASEAN Eng., Kepala Biro Kerja Sama dan Humas, didampingi Yana Handayana, S.Kom., Kepala Sub Bagian Kerja Sama Dalam Negeri, Jaka Martian Rusmin, S.Hum., M.Hum., Kepala Sub Bagian Kerja Sama dan Protokoler, serta Aidil Rachmad, S.T., M.Ab., Kepala Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru beserta jajaran.

Melalui kerja sama ini, LP3I memperoleh peluang untuk memperluas akses pendidikan bagi lulusan maupun peserta didik dari lembaga pendidikan dan pelatihan (LKP) serta lembaga pelatihan kerja (LPK) di bawah ekosistemnya melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Skema tersebut memungkinkan pengalaman belajar dan kompetensi yang telah dimiliki peserta memperoleh pengakuan akademik sehingga dapat menjadi jembatan menuju pendidikan tinggi tanpa harus memulai dari awal.

Di sisi lain, Institut Teknologi Indonesia memperoleh mitra strategis dalam memperluas jejaring pendidikan sekaligus menjangkau calon mahasiswa yang telah memiliki kompetensi dan pengalaman kerja, sehingga proses pembelajaran di lingkungan kampus semakin kaya dengan pengalaman praktis yang dimiliki para peserta didik. Sinergi ini juga mendukung komitmen ITI dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang lebih inklusif, adaptif, dan relevan terhadap kebutuhan masyarakat.

Tidak hanya itu, kedua institusi juga membuka peluang kolaborasi dalam penyelenggaraan Program Profesi Insinyur (PPI). Bagi LP3I, kerja sama ini memberikan alternatif pengembangan karier bagi lulusan maupun tenaga profesional yang ingin meningkatkan kompetensi di bidang keteknikan. Sementara bagi ITI, kolaborasi tersebut memperluas kontribusi institusi dalam menghasilkan insinyur profesional yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pembangunan nasional dan perkembangan industri.

Kesepakatan yang dibangun juga mencakup penguatan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan inovasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga berbagai program yang dapat dilaksanakan secara kolaboratif. Dengan menggabungkan pengalaman LP3I dalam pendidikan vokasi dan pengembangan kompetensi dengan kekuatan ITI di bidang pendidikan tinggi dan keteknikan, kedua institusi memiliki peluang untuk menciptakan program-program yang lebih relevan, aplikatif, dan berdampak luas.

Lebih dari sekadar memperluas jaringan kelembagaan, kerja sama ini diharapkan menjadi ruang bertemunya pengalaman, pengetahuan, dan inovasi. Ketika perguruan tinggi dan lembaga pendidikan saling berbagi sumber daya, keahlian, serta jejaring, manfaat yang lahir tidak hanya dirasakan oleh kedua institusi, tetapi juga oleh mahasiswa, lulusan, tenaga pendidik, dunia usaha dan industri, serta masyarakat yang membutuhkan akses terhadap pendidikan berkualitas.

Penandatanganan MoU dan PKS ini menjadi langkah awal dari berbagai program nyata yang akan dikembangkan bersama. Dengan semangat saling menguatkan, ITI dan LP3I optimistis kemitraan ini mampu menghadirkan ekosistem pendidikan yang lebih terbuka, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Sebab pada akhirnya, keberhasilan sebuah kolaborasi tidak diukur dari banyaknya dokumen yang ditandatangani, melainkan dari seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan oleh mereka yang menjadi tujuan utama pendidikan: masyarakat dan generasi penerus bangsa.

Exit mobile version